Kunjungi juga blog ini

Photobucket
Photobucket

Selasa, 22 Juni 2010

Berbahagialah orang yang dihina

Lho...! dihina kok, bahagia....? Mungkin pertanyaan ini yang terlintas di benak kamu. Biasanya ketika kita dihina/diejek temen, sodara, ortu, rekan kerja, bos, dan lain orang di sekitar kita. Rasa malu, jengkel, tersinggung dan marah bercampur jadi satu di dalam hati. Kemudian meledaklah tangis karena memendam perasaan-perasaan itiu, atau membalas hinaan/ejekan dan bahkan sampai memukul orang yang menghina/mengejek itu untuk melampiaskan amarah.
Eiitt...!! jangan keburu napsu, bro..! sebenarnya apabila kita mau bersabar dan sedikit teliti atas ejekan/hinaan seseorang kepada kita, di situ akan terlihat bahwa tanpa disadari dia telah menunjukkan kelemahan kita yang tentunya harus kita perbaiki. Memang nggak ada manusia yang sempurna tetapi akan lebih baik apabila kita mau merubah dan berusaha dengan segenap kemampuan kita untuk merubahnya lebih baik lagi dari sebelumnya. So..! kalo udah ketemu kelemahan kita, tinggal kita menutupi kelemahan itu dengan upaya nyata dan tentunya dengan jalan yang baik pula, maka hasilnya sungguh sangat menakjubkan dan tentunya membuat iri orang.
Misal kalo ada orang yang hina/ejek kita begini :
"Dasar bego, lo..! kerjaan begini aja nggak kelar-kelar..!!!"
Stop..!! jangan nangis dulu or pukul orang itu, selekasnya kita cari tahu di mana letak kekurangan itu dan temukan solusinya, tentunya dengan cara menguasai sepenuhnya pekerjaan yang diamanatkan kepada kita.
Itu adalah salah satu contoh kecil yang saya berikan dan yang memang sering orang katakan dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak hinaan/ejekan lain yang lebih menyakitkan hati. Tapi kalo kita mau bersabar dan tidak berkecil hati, kemudian kita berusaha dengan kerja keras tentu orang yang menghina/mengejek itu akan merasa malu sendiri. Karena kita telah maju selangkah mendahului dia. Terobatilah sudah sakit hati kita karena hinaan/ejekannya, tanpa harus membalas hinaan/ejekan atau malah marah - marah padanya, nggak ada untungnya, bro..!
Justru kita berterimakasih padanya, karena hinaan/ejekan itu membuat kita makin kuat dan terpacu untuk maju menapaki hidup yang keras ini dengan langkah yang pasti menuju masa depan yang gemilang.

"Orang yang menghina tidak lebih baik dari orang yang dihina" (Al Hadits)